Setelah memahami apa yang dimaksud dengan LMS dan kaitannya dengan e-Learning, maka tentu saja hal selanjutnya adalah melihat apa saja manfaat yang bisa ditawarkan oleh sebuah LMS bagi organisasi, baik itu sekolah, korporasi ataupun lainnya. Berikut ini beberapa hal yang bisa didapatkan dengan inplementasi LMS pada sebuah organisasi.

 

MANFAAT LMS

KEMUDAHAN AKTIVITAS PEMBELAJARAN

Materi pembelajaran yang disampaikan oleh pemberi materi (guru, pengajar, tutor, atau instruktur) dapat terdokumentasi dengan baik dan mudah diakses kapan saja oleh siswa karena LMS memperlakukannya sebagai pustaka informasi digital. Berbeda dengan pembelajaran secara konvensional yang mengandalkan tatap muka, dimana penyampaian pembelajaran secara interaktif akan berakhir begitu sesi kelas selesai. Sedangkan dengan menggunakan LMS, maka siswa bisa saja melihat kembali apa-apa yang pernah dipelajarinya baik itu berupa catatan, rekaman video, artikel, dan lainnya yang dirangkum dalam bentuk konten pembelajaran.

Selain itu, LMS juga menawarkan kemudahan akses pembelajaran dari mana saja, dengan syarat adanya koneksi internet yang bisa menghubungkan setiap entitas pembelajaran dengan aplikasi. Jadi seorang pengajar tidak melulu harus membuat materi pembelajaran di lokasi kerja namun juga bisa di tempat-tempat di mana ia ingin melakukannya dan tidak terikat pada kerangka waktu tertentu. Sebaliknya seorang siswa juga bisa mengabaikan keharusan ia berada pada tempat tertentu untuk menyerap materi pelajaran yang diberikan.

DOKUMENTASI KOMUNIKASI DALAM PEMBELAJARAN

LMS juga bisa diterapkan dengan berbagai fitur sehingga atmosfir pembelajaran yang terbentuk akan mendekati seperti KBM konvensional. Contoh hal ini adalah komunikasi antar sesama siswa, atau antara para pengajar dengan siswa. Kelebihan pada LMS, setiap komunikasi bisa terdokumentasi sehingga memudahkan pihak-pihak yang terlibat dalam pembelajaran menemukan apa-apa yang menjadi topik komunikasi dalam pembelajaran dan bagi siswa tentunya akan amat membantu dalam memperkuat pemahaman terhadap materi pembelajaran yang diberikan oleh pengajar. Dokumentasi komunikasi ini juga menjadi hal penting karena menjadi bagian dari pengamatan kemajuan pembelajaran pada KBM.

MANAJEMEN PEMBELAJARAN YANG NYAMAN

Manfaat LMS lebih lanjut adalah memudahkan manajemen pembelajaran, baik bagi pemberi pembelajaran (pengajar, guru, instruktur, atau widyaswara) juga bagi penerima pembelajaran (siswa, murid). Manajemen pembelajaran di sini tentu saja dalam hal pengelolaan konten. Secara umum, LMS memberikan alat bantu untuk mengamati perkembangan pembelajaran yang dilakukan baik oleh pemberi dan penerima. Ada fitur dasar yang dipasang, seperti persentase materi pelajaran yang telah diakses penerima atau buku nilai digital yang merepresentasikan kemampuan penerima pembelajaran menyerap apa yang telah dibuat oleh pemberi pelajaran. Dalam banyak hal, LMS memberikan kesempatan bagi proses pembelajaran menjadi lebih well organized pada sebuah organisasi.

PENGHEMATAN BIAYA DAN WAKTU PEMBELAJARAN

Di luar organisasi institusi pendidikan seperti sekolah dan pendidikan tinggi yang memang memiliki mekanisme umum berupa bentuk penyelenggaraan pembelajaran dengan menggunakan waktu, ruang (lokal), dan individu pemberi pembelajaran yang khusus, maka organisasi lainnya seperti korporasi atau pemerintah daerah bisa memaksimalkan pengeluaran biaya bagi penyelenggaraan pembelajaran dengan menggunakan LMS dengan mengeliminasi hal-hal tersebut. Hal ini tentu saja berimbas pada banyak komponen biaya semisal pelatihan atau pendidikan khusus yang dilakukan dengan menggunakan konsep konvensional menggunakan kelas pada ikatan waktu tertentu. Lebih jauh lagi bahkan LMS bisa menghemat biaya-biaya bagi distribusi wawasan dan pengetahuan pada korporasi atau organisasi yang memiliki karyawan atau pegawai yang tersebar karena konten-konten pembelajaran mudah diakses secara digital dan bisa digunakan berkali-kali tanpa harus menyewa instruktur atau tutor kembali. Contoh sederhana hal ini bisa dilihat dari penghematan biaya-biaya seperti akomodasi, tempat, pengajar, dan materi belajar yang bisa disisihkan melalui penggunaan LMS pada sebuah organisasi.

HAK YANG SAMA BAGI PENERIMA PEMBELAJARAN

LMS bisa membantu setiap individu yang menjadi bagian dari penerima pembelajaran (siswa atau murid) untuk mengakses materi-materi yang sama dan setara bagi semuanya. Konten pada sebuah LMS bisa didisain dan dikelola sedemikian rupa sehingga mencegah dan membolehkan para penggunanya untuk mengakses ruang virtual yang setara pada level di mana mereka berada. Misalnya untuk sebuah organisasi sekolah, kebebasan mengakses mata pelajaran tertentu pada level kelas 7 terbuka bagi seluruh siswa kelas 7 di sekolah tersebut. Atau pada contoh lain, sebuah korporasi menggunakan LMS untuk meningkatkan wawasan karyawannya mengenai kepemimpinan dan fungsi manajerial organisasi perusahaan bagi para karyawan yang baru menduduki posisi kepala cabang meskipun mereka tidak berada di lokasi cabang yang sama, setiap individu mendapatkan hak akses yang sama terhadap materi pembelajaran.

 

Demikian beberapa dari sekian banyak manfaat LMS untuk organisasi berdasarkan pengalaman kami pada industri ini, ada banyak lagi manfaat yang lebih detil dan spesifik dari yang telah dikemukakan di atas. KBM Virtual merupakan sebuah produk LMS yang mengadopsi fitur-fitur yang memberikan manfaat tersebut. Setelah mengulas manfaat dari LMS, berikut ini merupakan informasi mengenai hal teknis dan biaya penyelenggaraan LMS yang harus diperhatikan oleh sebuah organisasi yang ingin mengimplementasikannya.